Panduan konfigurasi dan penggunaan perangkat Ubiquiti untuk keperluan ARCh — dibagi menjadi dua bagian: Base Station (AM-5G19-120) dan Rover (AMO-5G13). Dokumen ini fokus pada pengaturan yang dipakai di ARCh 2025/2026.
- Ubiquity Guide
Dokumentasi resmi yang digunakan:
- Antenna Base Station: https://dl.ubnt.com/datasheets/airmaxsector/airMAX_Sector_Antennas_DS.pdf
- Antenna Rover: https://dl.ubnt.com/datasheets/airmaxomni/amo_ds_web.pdf
- airOS Guide: https://dl.ubnt.com/guides/airOS/airOS_UG_V80.pdf
- Siapkan Base Station: atur SSID, Country, Antenna type, Output Power.
- Aktifkan kontrol frequency list untuk 5 GHz bila perlu (pilih kanal yang diizinkan juri).
- Konfigurasikan WPA2-Personal + MAC ACL (Allow list) untuk Defense-in-Depth.
- Pada Rover: pilih SSID, masukkan WPA2 key, pastikan MAC ada di ACL Base Station.
- Uji koneksi dan throughput; catat kanal dan power yang dipakai.
Atur:
- SSID: nama AP yang mudah dikenali.
- Country: pilih negara yang benar agar batas frekuensi sesuai regulasi.
- Antenna: pilih model/jenis sesuai perangkat.
- Output Power: sesuaikan kebutuhan (jangan otomatis ke full jika regulasi membatasi).
- Aktifkan jika lomba membatasi kanal.
- Centang hanya kanal yang diperbolehkan.
- Catatan: jika perangkat berpindah kanal otomatis, ada jeda koneksi sementara — rencanakan fallback.
Rekomendasi:
- WPA2-Personal (Preshared key) untuk kemudahan.
- MAC ACL: gunakan mode Allow dengan daftar MAC rover & laptop operator.
- Simpan konfigurasi dan buat cadangan (backup config).
- Atur agar LED menggambarkan kualitas link yang realistis — membantu diagnosa cepat di lapangan.
Langkah singkat:
- Buka Wireless > SSID > Select.
- Pilih SSID Base Station.
- Masukkan WPA2 Preshared Key jika diminta.
- Pastikan MAC rover terdaftar di Base Station ACL.
- Pastikan konfigurasi WPA2 key sama persis.
- Jika Base memakai MAC ACL, daftar MAC Rover harus ada; bila tidak, koneksi akan ditolak.
- Simpan konfigurasi (.cfg) setelah setup.
- Siapkan kabel serial/ethernet dan USB-to-serial untuk emergency.
- Catat kanal 5 GHz yang dipakai dan power level.
- Siapkan spare antenna dan alat grounding.
- Lakukan uji lapangan (latency + throughput) sebelum kompetisi.
- Tidak connect → periksa WPA2 key, MAC ACL, dan jarak/line-of-sight.
- Putus saat pindah kanal → nonaktifkan auto channel switching atau pre-set allowed list.
- Cek log via SSH: login ke device lalu lihat syslog / dmesg.
- Export konfigurasi: gunakan menu backup atau CLI export.
(Lihat bagian Datasheet di atas.)

